Kamis, 30 Oktober 2014


Kita kalo ingin merasakan makanan Ketoprak Tahu Jakarta, kita gak perlu Jauh-jauh ke Jakarta... Di Sentra Kulier Gayungan yang letaknya berada di Pintu Timur Depan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya itu ada. Rasanya juga gak kalah enak dengan yang di Jakarta. Rasanya mantab. dijamin Puas.. Penasaran Kunjungi Sentra Kuliner Gayungan Warung Pak To Stand Nomer 26.  Tidak Hanya menu Ketoprak. Warung Pak To juga menyediakan Tahu Tek, Lontong Tahu, STMJ dan menu lainnya....

Rabu, 29 Oktober 2014

Bebek Goreng Ronggolawe. yang berada di Stand Nomer 2 & 4 merupakan Menu yang sering dipesan oleh pengunjung Sentra Kuliner Gayungan Surabaya. Selain rasanya embuk sambelnya mantab banget. Penasaran??? Silahkan kunjungi Stand-stand kami di Sentra Kuliner Gayungan. Menu Resto Harga PKL.

Jumat, 24 Oktober 2014

Sop Buah Budi Karya

Sop Buah Budi Karya, Merupakan menu kesukaan. bukan hanya penampilannya yang menarik. buahnya lengkap dan rasanya lezat. ada Semangka, Melon, Apel, Buah Pear, Leci, Nangka, Mangga, alpukat, Pepaya dipercantik oleh Buah Strobery dan biji selasih. Hmmm.... Silahkan coba dan nikmati kelezatannya. Di Sentra Kuliner Gayungan Stand Nomer 6. Gak Nyesel deh...

Senin, 02 Juni 2014

Kunjungan Artis Ibu Kota

Merupakan suatu kehormatan dapat kanjungan dari Artis Ibukota Ibunda Rina Hasyim di Sentra Kuliner Gayungan. Dia sempat memuji tempat kami. " Tempatnya bersih, pedagangnya ramah dan ada hiburan musik Elektonenya." kata Bu Rina Hasyim. merupakan pujian serta masukan bagi kami untuk tetap menjaga kualitas dan kuantitas untuk memberi kepuasan bagi pelanggan serta konsumen yang datang di Sentra Kuliner Gayungan Surabaya. kami mengharapkan kritik atau saran kepada pelanggan untuk bisa memacu kita supaya bisa lebih baik dan dapat menjadikan Sentra Kuliner Gayungan menjadi Icon tempat kuliner yang ada di Surabaya. Sentra Kuliner Gayungan menyediakan berbagai Makanan dan Masakan Nusantara. 

Kamis, 15 Mei 2014

Saat anda menikmati hidangan anda, Sentra Kuliner anda akan memberi hiburan musik. pada siang hari akan diberi suguhan musik keroncong, alunan merduh nan syahdu khas Jawa Timuran bikin makan siang anda menjadi nyaman.

Malam Hari akan diberi hiburan musik Elektone. yang hobby menyanyi bisa menyumbangkan lagu dari pop campursari hingga dangdut Koplo.

Jumat, 02 Mei 2014

Hiburan Electone dimalam hari


Sentra PKL Gayungan, berada tepat di sebelah timur masjid Al Akbar Surabaya. Menyediakan berbagai macam menu kuliner. Dari Semanggi Suroboyo hingga Siomay Bandung. Tempatnya nyaman, harga menunya pun cukup terjangkau. Kalau untuk rasa masakan... pinter-pinternya pengunjung deh...karena rasa itu relatif. Ada yang suka asin,manis, ataupun pedas.

Ramai pengunjung pada jam makan siang. Karena kebetulan letaknya dekat  dengan kantor kelurahan Gayungan dan beberapa instansi lain. Terkadang digunakan sebagai tempat untuk sharing ataupun bertemu dengan rekan kerja dan kolega.

Setiap malam minggu ada live musicnya juga lho...

Peresmian Sentra Kuliner gayungan

Penataan pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya mendapat apresiasi positif dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Syarifuddin Hasan serta Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Armida Alisjahbana. Hal tersebut diungkapkan dalam acara peresmian Sentra PKL Gayungan pada Senin (28/5).
“Pendirian sentra-sentra PKL sebagai wadah bagi para pedagang untuk lebih mengembangkan usahanya, seperti yang dilakukan Pemkot Surabaya saat ini sudah sejalan dengan apa yang digariskan Kementerian Koperasi dan UKM dan Bappenas,” kata Syarifuddin dalam sambutannya.
Menurutnya, Pemerintah dan PKL bisa bersinergi menciptakan lingkungan usaha yang bersih, rapi, dan tertata. Apalagi jika pedagangnya mau diatur, itu akan memberi kontribusi pada sektor pariwisata.
“Kita sudah sepakat, tidak ada lagi istilah penggusuran pedagang, yang ada adalah sinergi pemerintah dan pedagang. Bahkan, kalau berhasil itu bisa jadi ikon suatu kota, keindahan kota juga semakin bagus,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Meneg PPN Armida, ia menambahkan sinergi bahkan bisa diperluas dengan menggandeng pihak swasta. “Saya menyambut baik dan mengucapkan selamat atas peresmian Sentra PKL Gayungan, semoga kedepan lebih banyak wadah bagi para pedagang berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.
Sementara, Walikota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan, jumlah PKL di Surabaya tergolong sangat banyak, pada tahun 2011 terdata sebanyak 13.015 pedagang yang tersebar di 489 titik. Agar pedagang lebih tertata dan keindahan kota tetap terjaga, sejak tahun 2008 Pemkot Surabaya berkomitmen melakukan pembangunan sentra-sentra PKL dengan berlandaskan Perda No.17/2003 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.
Alhasil, saat ini sudah 19 sentra PKL yang sudah berdiri dengan biaya APBD sebesar Rp. 9.213.791.159. “Keberadaan sentra PKL terbukti membawa dampak positif, yaitu mampu menampung 1.200 pedagang dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.500 orang,” kata walikota perempuan pertama di Surabaya ini.
Risma menambahkan, peningkatan kesejahteraan ekonomi pedagang juga semakin baik dengan omzet yang meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2010 tercatat sebesar Rp. 733,51 juta dan meningkat menjadi Rp. 1,07 miliar pada tahun 2011 atau terjadi kenaikan sebesar 45,63 persen.
“Saya berharap peresmian sentra PKL ini dapat memacu semangat kita dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan,” tutur walikota.
Sentra PKL Gayungan dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 900 meter persegi. Letaknya berada di seberang Masjid Al Akbar, tepat di sebelah kantor Kecamatan Gayungan. Pengunjung dapat leluasa memilih kuliner yang dikehendaki karena di sana terdapat 32 stan yang menjual aneka makanan dan minuman. “Ini merupakan relokasi PKL yang dulunya berjualan di sekitar Masjid Al Akbar, sehingga ketika sudah jadi, dipastikan tidak ada lagi PKL yang berjualan di luar. Semua tertata dengan rapi di dalam sentra PKL,” tegas Kadiskop dan UMKM Surabaya Hadi Mulyono.
Manfaat berjualan di sentra PKL dirasakan oleh Sulami (54), salah seorang pedagang kikil sapi. Menurutnya, saat ini kondisinya lebih bersih dan tertata. Ia juga tak perlu khawatir bila hujan datang. “Kalau dulu kami sering kerepotan kalau cuaca hujan, sekarang enak tidak kehujanan karena dalam ruangan. Pendapatan kami juga meningkat karena orang nyaman datang ke sini,” ungkap Sulami. 

Kamis, 01 Mei 2014

Awal berdirih Sentra Kuliner gayungan

Sentra Kuliner Gayungan Surabaya diresmikan pada tanggal 28 Mei 2012 oleh Menteri Koperasi dan UKM Bpk. Dr. Syarief Hasan, MM.Mba. beserta Ibu Walikota Surabaya Ibu. Ir. Tri Rismaharini,M.T. dan diserahkan secara simbolis kepada pengurus Sentra Kuliner Gayungan Bpk. Muslimin.